Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Jalan Raya Tiron Nomor 87 Madiun, Telepon (0351) 464477, Fax (0351) 473173, Kontak Person WA +6289629628390, email nunusdwinugroho60@gmail.com

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

(OPINI) TANTANGAN ATASI KESENJANGAN DATA GANDA

Ada dua permasalahan pendataan di OPD yang sering muncul, yakni, pertama adanya sistem Pendataan dari masing-masing bidang yang berbasis aplikasi (luring maupun daring) belum teritegrasi atau terhubung dengan bidang lain, kedua Masih adanya operator aplikasi yang masih merasa bahwa aplikasi hanya khusus untuk komsumsi masing-masing bidang, masih belum berkenan jika aplikasi tersebut dihubungkan dengan bidang lain.

Jika hal tersebut tidak segera dibangun adanya satu sistem aplikasi satu pintu yang sudah terhubung ke semua bidang, mustahil pendataan akan bisa berhasil dengan sempurna, karena tidak bisa dipungkiri bahwa sampai sekarang berdasarkan fakta di lapangan masih banyak ditemui adanya nama personel yang double counting.

Tentu saja hal tersebut sangat sulit untuk menjadi salah satu pedoman atau dasar perencanaan untuk menentukan jumlah besaran honor yang diterima pada setiap bulan, khususnya bagi GTT dan PTT.

Ini hanya sebuah contoh kasus, misalkan guru tidak tetap (GTT) mendapat honor bulanan dari mapel agama Islam dan juga mendapat honor dari Ekstrakurikuler Baca Tulis Al Qur’an (BTQ) sesuai Perbub No 64 tahun 2016 tentang Pendidikan Karakter berbasis Keagamaan yang diperbolehkan mengambil guru pembimbing dari interen maupun luar sekolah.

Artinya guru Mapel Agama Islam terdaftar sebagai data yang ganda/double, Yakni sebagai guru Mapel Agama Islam juga terdaftar sebagai guru Ekstrakurikuler Baca Tulis Al Qur’an (BTQ), atau juga bisa didifinisikan sebagai penerima honor ganda/double, yakni guru mapel agama islam juga mendapat honor dari Ekstrakurikuler Baca Tulis Al Qur’an (BTQ).

Untuk mempermudah dalam pemahaman, misalkan nama A tersebut telah terdaftar di format A1 juga terdaftar di format A2, tentu hasil jumlah menjadi ganda, misalkan jumlah yang sebenarnya 10 menjadi 11 karena ditambah satu yang diperoleh dari jumlah data ganda tersebut.

Contoh jumlah ini dalam satu kasus, bagaimana jika nama yang ganda timbul dari jumlah lembaga yang banyak pula, misalkan di seluruh wilayah juga mendata seperti di atas, tentu selisih kesenjangan jumlah data juga semakin besar pula.

Akibatnya, jika ada permintaan data jumlah guru tidak tetap (GTT) atau data Pegawai tidak tetap (PTT) hasilnya tidak sama antara bidang satu dengan lainnya, hal ini tentunya merupakan hambatan serius yang harus segera dibenahi, sangat fatal jika dalam satu OPD jumlah data antar bidang tidak sama.

Mengapa pentingnya untuk membangun sistem aplikasi satu pintu yang sudah terintegrasi dalam satu OPD, karena dengan sistem tersebut otomatis bisa menyeleksi data yang double counting, sehingga mempermudah untuk menentukan kebijakan pimpinan.

Hal itu tentunya merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi adanya pembiayaan kegiatan yang telah dibiayai secara penuh dari sumber dana yang berbeda, yakni dana Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau sumber lainnya.

Sistem aplikasi satu pintu jika sudah terintegrasi dalam satu server dan masing-masing bidang sudah terdaftar sebagai admin user ID yang telah disesuaikan dengan tugas dan kewenangannya, tentu ketika input nama GTT dan PTT yang sama otomatis tidak bisa masuk dalam satu sistem tersebut.

Misalkan, atas nama A sudah masuk dalam sistem aplikasi dengan tugas mengajar mapel Agama Islam, ketika ada operator lain akan memasukkan atas nama A dengan memberi tugas lainnya, otomatis sistem aplikasi memberi konfirmasi bahwa nama A sudah terdafata di Aplikasi tersebut sebagai pendidik Guru Agama Islam.

“Intinya timbulnya pendataan ganda yang telah dilakukan oleh pihak sekolah karena belum terbangunnya aplikasi satu pintu yang terintegrasi dalam satu server, sehingga belum adanya semacam aplikasi untuk bisa memfilter data ganda masuk dalam satu server.”

Contoh kasus, OPD A tugasnya menghitung jumlah semua jenis kendaraan tanpa ada syarat kriteria tertentu, sedangkan OPD B tugasnya juga menghitung semua jenis kendaraan tetapi berdasarkan adanya persyaratan tertentu yang sudah ditetapkan.

Dua OPD A dan B telah mempunyai tugas yang hampir sama, yakni menghitung jumlah kendaraan, namun informasi yang disampaian ke masyarakat antara data dari OPD A tentunya tidak sama jumlah datanya dengan OPD B, apa dampaknya, jelas hal ini bisa membingungkan masyarakat.

Jika dilihat dari beberpa simulasi di atas, tentunya masing-masing OPD jika sudah terhubung dalam aplikasi satu pintu yang terintegrasi satu server, tentunya kemungkinan sangat kecil akan terjadi atau timbul adanya permasalahan baru di kemuadian hari, khususnya adanya data double counting.

Selain itu apabila tulisan opini ini dianggap sepele, pertanyaanya, mengapa sampai saat ini masih ada banyak data yang double counting? Masih adanya kesenjangan antara data yang sudah masuk database dengan data manual di lapangan.

“ASN bekerja untuk menyukseskan kelompok besar, yakni OPD masing-masing, bukan untuk kepentingan pribadi, terbangunnya aplikasi satu pintu yang terintegrasi dalam satu server tentunya akan menghasilkan jumlah data yang telah disesuaikan dengan masing-masing bidang, dampaknya akan semakin mempermudah dalam pengambilan keputusan atau kebijakan,” itulah harapan

Kami penulis yang tidak mempunyai latar belakang jurnalistik, maka kami mengharapakan kritik dan saran yang sifatnya membangun, baik tentang “tata letak bahasa penulisan naskah” dan mungkin “adanya informasi yang belum sesuai,” selain itu jika ada dari pihak sekolah Kabupaten Madiun yang akan mengirimkan berita kegiatan atau opini akan kami tampung dan jika layak mememenuhi persyaratan akan kami upload di website resmi kami, semua ini demi kemajuan pendidikan Kabupaten Madiun, (089629628390).

Liputan/penulis : N Dwi N

Icon Madiun : Madiun Kota Pecel, Brem, Dongkrek dan Kampung pesilat

Berita Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, berita pendidikan Madiun, berita seputar Madiun, berita Madiun.

NEW

November 21st 2019Views 27Comments 0Rating 0
September 25th 2019Views 59Comments 0Rating 0
September 23rd 2019Views 69Comments 0Rating 0
September 17th 2019Views 58Comments 0Rating 0
September 11th 2019Views 69Comments 0Rating 0
July 11th 2019Views 84Comments 0Rating 0
July 10th 2019Views 82Comments 0Rating 0
July 10th 2019Views 102Comments 0Rating 0
July 9th 2019Views 89Comments 0Rating 0
July 9th 2019Views 91Comments 0Rating 0
July 8th 2019Views 75Comments 0Rating 0
June 28th 2019Views 78Comments 0Rating 0
June 28th 2019Views 83Comments 0Rating 0
June 27th 2019Views 95Comments 0Rating 0
June 24th 2019Views 90Comments 0Rating 0
June 10th 2019Views 98Comments 0Rating 0
June 1st 2019Views 91Comments 0Rating 0
May 28th 2019Views 98Comments 0Rating 0
May 27th 2019Views 126Comments 0Rating 0
May 25th 2019Views 140Comments 0Rating 0
May 24th 2019Views 116Comments 0Rating 0
May 21st 2019Views 114Comments 0Rating 0
May 20th 2019Views 107Comments 0Rating 0
May 17th 2019Views 143Comments 0Rating 0
May 16th 2019Views 142Comments 0Rating 0
May 14th 2019Views 115Comments 0Rating 0
May 14th 2019Views 108Comments 0Rating 0
May 13th 2019Views 113Comments 0Rating 0
May 10th 2019Views 113Comments 0Rating 0
May 9th 2019Views 135Comments 0Rating 0
April 29th 2019Views 130Comments 0Rating 0
April 29th 2019Views 138Comments 0Rating 0
April 26th 2019Views 128Comments 0Rating 0
April 25th 2019Views 132Comments 0Rating 0
April 23rd 2019Views 140Comments 0Rating 0
April 22nd 2019Views 138Comments 0Rating 0
April 22nd 2019Views 108Comments 0Rating 0
April 22nd 2019Views 129Comments 0Rating 0
April 18th 2019Views 140Comments 0Rating 0
April 16th 2019Views 165Comments 0Rating 0
April 15th 2019Views 121Comments 0Rating 0
April 11th 2019Views 136Comments 0Rating 0
April 2nd 2019Views 194Comments 0Rating 0
March 28th 2019Views 153Comments 0Rating 0
March 27th 2019Views 154Comments 0Rating 0
March 27th 2019Views 157Comments 0Rating 0