Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Jalan Raya Tiron Nomor 87 Madiun, Telepon (0351) 464477, Fax (0351) 473173, Kontak Person WA +6289629628390, email nunusdwinugroho60@gmail.com

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

SAMBUT REVOLUSI INDUSTRI 4.0, “GURU HARUS MILENIAL ATAU TERTINGGAL”

Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangan Karsa, Tut Wuri Handayani.

Di depan, seorang guru harus bisa memberikan tauladan. Di tengah, guru dituntut menciptakan ide, dan dari belakang, guru memiliki kewajiban memberikan dorongan dan arahan.

Saat ini, dunia berada pada era revolusi industri 4.0, yang berarti bahwa perkembangan tekhnologi informasi seolah tak bisa dipisahkan lagi dari kehidupan manusia abad 21. Sebagai motor penggerak di dunia pendidikan, guru berada di posisi terdepan. Gurulah yang bersinggungan langsung dengan siswa, menjadi pengontrol sekaligus penunjuk arah bagi generasi bangsa dimana akan meletakkan dirinya sebagai bagian dari kemajuan era digital.

Oleh karena itu, guru harus milenial dan terus menerus menimba ilmu, atau akan tertinggal. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, milenial berarti kehidupan yang tak terpisahkan dengan tekhnologi dan informasi. Saat ini siapakah yang tidak memiliki media sosial sebagai akses aktualisasi diri paling murah dan mudah? Ya, kita semua tentu memilikinya. Hal ini terjadi juga pada para pelajar.

Fenomena penggunaan gadget berlebihan bisa menimbulkan efek negatif yang luar biasa bagi para pelajar. Namun, jika dikelola dengan baik dan benar, maka tekhnologi dan informasi bisa mendatangkan manfaat yang luar biasa, terutama dalam dunia pendidikan. Dalam hal ini, peran guru dan siswa adalah yang paling utama.

Maka, saat inilah, di abad ke 21, guru benar-benar diuji dan ditantang untuk terampil. Bahkan menjelma menjadi Guru Zaman Now Alias Guru Masa Kini. Semboyan seorang tokoh pendidikan Indonesia, Bapak Ki Hajar Dewantoro, harus kita genggam erat sebagai pendidik. Guru harus terus berinovasi dan memiliki ide cemerlang. Memberikan contoh penggunaan tekhnologi yang bermanfaat, serta memberikan arahan demi terbentuknya karakter positif bagi para siswa.

Tantangan Guru Abad 21, memaksa guru untuk terampil merangkul tekhnologi sebagai sahabat dan media komunikasi. Guru tidak bisa lari, guru tidak boleh kalah dan menyerah, guru harus memanfaatkan tekhnologi untuk mempersembahkan pembelajaran yang menarik, bermakna dan tahan lama di ingatan siswa. Guru bisa menciptakan media pembelajaran yang bisa diakses siapapun dan dimanapun.

Dengan memaksimalkan fungsi tekhnologi, informasi dan digitalisasi, sangat mungkin pembelajaran yang inovatif untuk siswa, berkomunikasi efektif kepada orang tua siswa dan menjadi creator handal dalam komunitas perkumpulan guru bisa terwujud. Guru di era milenial sudah sepatutnya mampu berkompetisi dan bersaing. Semuanya itu mampu dicapai jikalau guru mau terus belajar. Mengembangkan 4 kompetensi yang diamanatkan oleh UU No. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, pasal 10 ayat (1), bahwa guru harus memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, pedagogik.

Oleh karena itu, marilah Bapak Ibu Guru, kita Move On, kita gunakan tekhnologi sebagai sahabat kita, pembantu kita untuk berkreasi menghadikan pembelajaran yang kreatif menyenangkan dan bermakna. Kita rangkul instagram untuk memuat konten positif tentang pembelajaran. Kita gunakan facebook untuk berbagi ilmu keapada teman guru lain. Memanfaatkan youtube channel untuk sarana merekam kegiatan pembelajaran di kelas. Marilah menghadirkan kegiatan peserta didik dalam sebuah ruang yang bisa diakses wali murid, dilihat oleh jutaan pasang mata, sebagai evaluasi bagi guru itu sendiri dan yang terpenting akan menjadi album kenangan siswa. 

Tidak menutup kemungkinan, suatu hari nanti, pembelajaran di kelas akan ditampilkan secara langsung atau live streaming di media sosial. Karena berdasarkan pengalaman, siswa dan guru sama sama tertantang untuk mengemas kegiatan belajar megajar menjadi asik. Motivasi belajar siswa meningkat dan berlomba menghadirkan konten yang bermartabat dan bermanfaat.

Pada akhirnya, beberapa hal yang bisa disimpulkan yaitu, bahwa guru harus siap naik level, siap melukis karakter siswa sejak dini dan siap di era milenial, era revolusi industri 4.0.

Semoga kita semua mampu menghadirkan yang terbaik untuk negeri dan guru yang menginspirasi.

NEW

September 25th 2019Views 17Comments 0Rating 0
September 17th 2019Views 15Comments 0Rating 0
September 11th 2019Views 26Comments 0Rating 0
July 11th 2019Views 49Comments 0Rating 0
July 10th 2019Views 43Comments 0Rating 0
July 10th 2019Views 60Comments 0Rating 0
July 9th 2019Views 49Comments 0Rating 0
July 9th 2019Views 52Comments 0Rating 0
July 8th 2019Views 39Comments 0Rating 0
June 28th 2019Views 48Comments 0Rating 0
June 28th 2019Views 48Comments 0Rating 0
June 27th 2019Views 57Comments 0Rating 0
June 10th 2019Views 71Comments 0Rating 0
June 1st 2019Views 61Comments 0Rating 0
May 27th 2019Views 82Comments 0Rating 0
May 25th 2019Views 105Comments 0Rating 0
May 24th 2019Views 77Comments 0Rating 0
May 16th 2019Views 98Comments 0Rating 0
May 14th 2019Views 79Comments 0Rating 0
May 14th 2019Views 82Comments 0Rating 0
May 13th 2019Views 79Comments 0Rating 0
May 10th 2019Views 74Comments 0Rating 0
May 9th 2019Views 96Comments 0Rating 0
April 29th 2019Views 89Comments 0Rating 0
April 29th 2019Views 105Comments 0Rating 0
April 26th 2019Views 98Comments 0Rating 0
April 25th 2019Views 101Comments 0Rating 0
April 23rd 2019Views 113Comments 0Rating 0
April 22nd 2019Views 105Comments 0Rating 0
April 18th 2019Views 106Comments 0Rating 0
April 16th 2019Views 133Comments 0Rating 0
April 11th 2019Views 101Comments 0Rating 0
April 11th 2019Views 103Comments 0Rating 0
April 9th 2019Views 127Comments 0Rating 0
March 28th 2019Views 118Comments 0Rating 0
March 27th 2019Views 124Comments 0Rating 0
March 27th 2019Views 125Comments 0Rating 0
March 25th 2019Views 120Comments 0Rating 0