Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Jalan Raya Tiron Nomor 87 Madiun, Kontak Person WA +6288805795497

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

MEMBANGUN APLIKASI DAPOBUD UNTUK REFERENSI BUKU PROFIL KEBUDAYAAN ONLINE

Dalam rangka mempermudah pimpinan untuk mengambil sebuah kebijakan, maka kali ini Bidang Kebudayaan yang diwakili oleh Sugina, S.Sos Kasi Cagar Budaya dan Staf Bidang Kebudayaan “Hari Subagiyo,” mengadakan pertemuan dengan salah satu tim Programer aplikasi “Arif” pada tanggal 16 September 2020 di ruang Bidang Kebudayaan.

Aplikasi dapobud sangat diperlukan untuk menampung data, indicator serta penjelasan adanya sebab akibat untuk kedepannya bisa dijadikan sebuah garapan atau pekerjaan rumah, khususnya untuk pembinaan dan pemajuan para pelaku seni di Kabupaten Madiun.

Selama itu belum terpantaunya para pelaku seni secara online, masyarakat tidak bisa mengetahui seberapa jauh dari perkembangan mereka, sehingga tidak ada referensi untuk dijadikan dasar sebagai acuan dalam memilih seberapa dari mutu dan kwalitas mereka.

Salah satu misal, apabila ada dari masyarakat ingin mencari pelaku seni reog yang bagus, tentunya apabila masyarakat bisa melihat dari semua referensi reog dari para pelaku seni tersebut, otomatis bisa untuk mempermudah masyarakat dalam memilih mana reog yang bagus dan sebaliknya, ungkap Sugina.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka para semua pelaku seni Kabupaten Madiun akan giat dan aktif untuk melaporkan semua kegiatannya kedalam aplikasi, dengan tujuan agar semakin banyak referensi atau laporan kegiatan mereka di aplikasi, tentunya semakin banyak pula minat dari masyarakat.

Dengan adanya hal tersebut tentunya mereka akan berkompetisi dalam membuat laporan di aplikasi, tidak seperti selama ini mereka masih belum aktif untuk laporan ke aplikasi, memang hari ini belum ada apalikasinya, ada namun masih manual.

Inti dari pembicaraan hari ini adalah, salah satunya, nantinya pendaftaran “kartu induk” bisa dengan dua cara, yakni datang langsung ke Dinas atau bisa lewat online, kemudian Bidang Kebudayaan memproses sesuai SOP, paraf dan tandatangan sudah tidak manual lagi akan tetapi secara online.

Kemudian masalah dokumen “Kartu Induk” secara atomatis bisa di cetak sendiri dari rumah atau lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Bidang Kebudayaan kabupaten Madiun, selain itu yang lebih penting tidak ada alasan lagi bahwa pimpinan sibuk atau dinas luar kota, karena tandatangan sudah melalui online.

Dalam mendaftar “kartu induk” masing-masing dari pelaku seni akan terdafatar sesuai dengan apa yang mereka miliki, artinya satu person bisa memiliki banyak kategori, misal kategoro orkes dangdut, dongkrek, wayang kulit, reog dsb.

Sehingga nanti di menu pencarian bisa dilihat banyak kategori dari masing-masing “pelaku seni” tersebut, dan bisa dilihat per desa, kecamatan dan kabupaten, selain itu yang lebih penting nanti juga dilengkapi oleh sebuah aplikasi maps dari alamat anggota para pelaku seni tersebut.

Semua itu mempunyai tujuan untuk mengetahui bahwa anggota dari “pelaku seni” tersebut banyak dari luar Kabupaten Madiun atau sebaliknya, sehingga bisa diukur seberapa jumlah yang dijadikan sebagai indicator yang kemudian untuk memudahkan dalam pembinaan.

Inti membangun aplikasi ini adalah semua data dan indicator secara otomatis akan menjadi sebuah buku profil kebudayaan online yang bisa dibaca oleh semua masyarakat, baik dari dalam Kabupaten Madiun maupun luar kota.

Semoga dengan terbangunnya aplikasi dapobud yang merupakan sumber dari data dan indicator sebuah profile kebudayaan Kabupaten Madiun akan berdampak adanya terpantaunya dari peningkatan mutu dan kwalitas para pelaku seni dan otomatis masyarakat semakin mudah dalam mencari referensi Pelaku seni di Kabupaten Madiun.

Editor : Nunus Dwi Nugroho

Chanel youtube : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun

https://www.instagram.com/dikbud__kabmadiun/?hl=en

Sekecil ketidak jujuran, kami takut mereka akan terpengaruh !!!

Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia

Wong madiun, madiun sedulurku kabeh (Jawa Timur), madiun, Pendidikan madiun, Pendidikan Kabupaten madiun, dispendikbud madiun, dispendikbud Kabupaten madiun, dindik Madiun, dindik Kabupaten Madiun. Dikbud kabupaten madiun, dikbud madiun.

Jumlah kecamatan ada 15, yakni Kecamatan Dolopo, Geger, Kebonsari, Dagangan, Wungu, Kare, Jiwan, Sawahan, Madiun, Balerejo, Wonoasri, Pilangkenceng, Mejayan, Saradan, dan Gemarang.

Brem, pecel (nasi pecel / sego pecel / krupuk pecel / opak pecel), seni dongkrek