Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Jalan Raya Tiron Nomor 87 Madiun, Kontak Person WA +6288805795497

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

HARDIKNAS, MASYARAKAT MADIUN BUKAN PELAKU UTAMA DALAM PERISTIWA PKI 1948

Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2021, Kepala Dinas “Dra Siti Zubaidah, M.H” telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan, tahun ini mengusung dua lomba, yakni penulisan sejarah kontemporer peristiwa pemberontakan PKI dan menghafal sejarah lokal peristiwa PKI tahun 1948 di Madiun.

Lomba “penulisan sejarah komtemporer” di ikuti 27 guru yang dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2021 dan lomba “menghafal sejarah lokal peritiwa PKI tahun 1948 di Madiun” di ikuti 46 siswa, pelaksanaan dua hari yakni tanggal 28 s.d 29 Mei 2021 Pukul 08.00 WIB di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah menghilangkan stigma negatif yang melekat pada Kabupaten Madiun bahwa Madiun adalah identik dengan PKI, ungkap Siti Zubaidah.

Hasil lomba penulisan sejarah komtemporer jenjang SMP, Juara 1 Titin Muryani, S.Pd guru SMPN 1 Geger, juara II Drs. Tri Wibowo guru SMPN 3 Kare dan Juara III Drs. Maryono Guru SMPN 2 Wungu, sedangkan dewan juri dipimpin oleh Harun Yusuf Effendi, SPd.M.Pd dengan anggota Robi’ul Setiawan, S.Pd, M.Pd dan Jusuf Wibisono, S.Pd

Hasil Lomba menghafal sejarah lokal peristiwa PKI Tahun 1948 di Madiun jenjang SMP, juara I Arny Ayuhanabi SMPN 1 Mejayan, juara II Qatunada Alfhal SMP Ibnu Batutah, dan Juara III Amanda Riyadotul SMPN 3 Mejayan sedangkan dewan juri Dra. Nanik Marijati dan Darti, S.Pd.

Generasi sekarang agar mendapatkan sudut pandang / perspektif lain terhadap sejarah PKI Madiun, bahwa masyarakat Madiun adalah korban PKI, pelakunya bukan orang orang Madiun, justru masyarakat Madiun ikut berjuang melawan pemberontakan PKI, itulah harapan Siti Zubaidah.