Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Jalan Raya Tiron Nomor 87 Madiun, Kontak Person WA +6288805795497

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

KITA MASIH TERJAJAH

Banyak siswa yang bertanya-tanya, mengapa tentara belanda menyerang Surabaya, Kepala sekolah Titik Indarwati memberi penjelasan bahwa peristiwa 10 november 1945 yang diperingati sebagai hari pahlawan merupakan perang pertama kali melawan kolonialisme setelah Indonesia Merdeka.

Belanda yang waktu itu menjajah Indonesia kurang lebih sudah hampir 350 tahun lamanya, akhirnya pada tahun 1942 berhasil dikalahkan oleh jepang, belanda pulang ke negaranya sedangkan jepang ingin untuk menduduki sekaligus menjajah Indonesia.

Kemudia setelah tahun 1945 negara Jepang di bom oleh sekutu, akibatnya negara jepang hancur dan tidak mempunyai kekuatan lagi, akhirnya jepang yang ada di Indonesia merencanakan untuk pulang ke Negaranya.

Belanda mendengar kekalahan Jepang, akhirnya belanda memutuskan untuk kembali menduduki Indonesia, waktu itu belanda masuk lewat surabaya, apabila Surabaya sudah bisa dikuasai kemudian akan merencanakan akan merebut kota di Inonesia lainnya.

Semangat arek surabaya ini yang harus selalu ditanamkan kepada siswa, bahwa kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan belajar dengan sungguh-sungguh, karena kita mempunyai tanggung jawab besar untuk tidak mau ketinggalan dengan Negara lain, baik dalam segi pemanfaatan sumber daya alam yang sudah terbukti selama ini telah menjadi rebutan negara asing dan tidak kalah penting, yakni sumber daya manusia.

Kepala sekolah menambahkan, kalau kita tidak memanfaatkan sumber daya manusia dengan serius, semua itu akan percuma, karena meskipun kita sudah merdeka namun secara tidak langsung kita masih tetap akan terjajah oleh negara yang sudah besar, baik bidang ilmu pengetehauan maupun teknologi terbaru.

Kita akan tergantung kepada mereka terus, itu artinya secara tidak langsung kita masih terjajah, kita harus mandiri berdiri tegak untuk berusaha sebisa mungkin segera merapatkan barisan mengambil sikap menguasai semua perkembangan yang ada, klau hal itu tidak segera dilakukan, lambat laun akan terpuruk lagi.

Isu yang beredar di masyarakat yang sekiranya melemahkan kita untuk berkembang harus benar-benar ditolak dengan tegas, karena mereka telah meramu isu tersebut dengan sempurna, hal itu memang tidak mudah untuk ditolak, karena disitu sudah ditanamkan bahwa antara kebenenaran dengan kebatilan sudah tidak bisa dibedakan lagi.

Kepala sekolah memberi gambaran kepada siswanya, mengapa kita selama ini hanya bisa menggambar satelit dan hanya semacam simulaisi dengan alat yang menggambarkan seperti satelit beneran, namun belum pernah berfikiran untuk bisa membuat satelit dengan teknik tidak seperti yang sudah ada selama ini.

Kalau kita bisa membuat satelit dengan teknik tidak sama dengan yang sudah ada, jelas bahwa satelit adalah merupakan alat komunikasi dunia yang bisa mendatangkan devisa suatu negera, karena banyak negara lain akan butuh dengan alat tersebut, beliau mencontohkan bahwa internet bisa terhubung ke seluruh dunia karena adanya alat tersebut.

Kata terakhir dari Kepala sekolah, mengapa Indonesia menjadi Rebutan oleh Negara Maju, baik dari benua Asia itu sendiri bahkan sampai Eropa, menurut Beliau, karena Indonesia terkenal dengan penghasil rempah-rempah yang di eropa tidak ada, jika adapun harganya sangat mahal, padahal mereka sangat membutuhkan itu.