Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Jalan Raya Tiron Nomor 87 Madiun, Kontak Person WA +6288805795497

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

PENDIDIK WAJIB PRODUKTIF, TIDAK BOLEH ALASAN KARENA USIA

Kepala SDN Buduran 02 Kecamatan Wonoasri Suparmi, S.Pd, berharap semua siswa kelas IV, V dan VI mengikuti persami sebagai wadah penyegaran setelah mengikuti ulangan kemarin yang bertempat di Halaman sekolah pada tanggal 15 Desember 2018.

Beliau berharap, untuk selalu memanfaatkan waktu liburan digunakan beraktifitas, karena perubahan revolusi industri 4.0 sudah tidak mengenal liburan lagi, semua dituntut selalu uptudate dan memanfaatkan waktu dengan efisen dan efektif, jika tidak, mereka akan ditinggal oleh perubahan informasi yang begitu cepatnya.

Tuntutan munculnya kreator-kreator baru bagi generasi muda yang di petakan sebagai generai emas, tidak boleh lagi berpangku tangan berdiam diri pada saat liburan, liburan memang penting, tapi kegiatan liburan lebih ditekankan dengan bermain yang mengandung nilai pendidikan yang berdampak kemanfaatannya untuk menyongsong abad internet.

Pada momen ini semu anak bersama-sama melihat vidio tentang pendidikan yang sudah disiapkan terlebih dahulu, sebagai bekal pengetahuan gambaran masa depan, agar siswa terinspirasi bagaimana untuk bertindak dan bersikap melakukan suatu kegiatan yang lebih bermanfaat untuk persiapan dalam menghadapi dunia baru nanti.

Semua kelas IV, V dan VI nampaknya tidak ada yang absen, semua mengkuti dengan penuh kidmad sesuai apa yang disaranakna oleh pembina, harapanya semua siswa yang mengikuti timbul dari hati nurani yang paling dalam tulus ikhlas bukan karena terpaksa, tegas suparmi.

Suparmi, menyempatkan untuk mengikuti kegiatan sambil mengamati perilaku siswa, berapa indikator capaian yang selalu konsentrasi penuh sebagai jiwa pramuka sejati, hal ini sangat penting untuk mengukur mereka, karena dengan begitu Beliau bisa mengarahkan dan menempatkan kemana arah hobi dan kecendurangannya.

Capaian jiwa pramuka yang diukur adalah,ketangguhan, pantang menyerah dan tidak cengeng, ternyata kemanfaatan persami juga tidak mengenal jaman, baik sebelum milenium sampai sekarang, ajaran semacam itu sangat diperlukan dan dibutuhkan, justru sangat amat sangat dibutuhkan,tegas suparmi

Persami tidak hanya bermanfaat ketika sedang mengikuti semua proses sesuai arahan pembina, yang lebih penting capaian ilmu yang mereka serap ketika masih di bangku SD, maka dari itu pembina harus mempunyai teknik yang tepat dan terbaik, agar setelah selesai persami nanti, ilmunya tidak hilang begitu saja, ibarat kegiatan yang hanya membuang-buang waktu saja, tegasnya

Pendidik di zaman sekarang dituntut untuk bisa mencapai dan mengantarkan siswa ke prestasi yang terhebat, jadi tidak bisa lagi hanya sekedar mengajar saja, apalagi dengan alasan karena sudah usia senja, mereka sudah tidak produktif lagi, ini akan mengakibatkan tidak berhasilnya dalam persiapan menuju generasi emas, puncaknya pada tahun 2045 nanti.