Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Jalan Raya Tiron Nomor 87 Madiun, Kontak Person WA +6288805795497

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

BOCAH JAGO NGENDANG

Dimas Wahyu Saputro, siswa kelas empat Sekolah Dasar Negeri Sirapan 01, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun piawai dalam memainkan kendang jaipong. Kepandaiannya memainkan kendang jaipong nampak disaat dia duduk di kelas satu. Sekarang  ia baru berusia 10 tahun. Joko Purwanto, guru ektrakurikuler kesenian mengatakan siswa tersebut memang mempunyai bakat sejak kecil. Terbukti anak tersebut peka dalam irama gerak dan irama lagu pada saat berlatih di sekolahan. Hal tersebut juga didukung oleh keluarganya yang merupakan keluarga seniman.“Lagu yang pernah saya iringi misalnya kanggo riko,suket teki, gubuk asmoro, lungset” kata Dimas. Menurut Parlan, sekolah merupakan wahana untuk mengembangkan bakat dan minat sehingga bakatnya tersalurkan sesuai pilihannya masing-masing. Pengembangan bakat ini ditampung dalam kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler kesenian di SDN Sirapan 01 ini diadakan setiap hari Sabtu siang setelah jam pelajaran selesai, selain gamelan alat musih hardoh juga diajarkan.

Dimas pantas menjadi kebanggaan  Sekolah SDN Sirapan 01 dan keluarga. Dirinya sudah mampu membantu keluarganya mencari uang minimal untuk kebutuhan sekolahnya sendiri. Dengan kepiawaiannya memainkan kendang jaipong, dia bisa mendapatkan Rp.200.000 sekali manggung. Namun sayang dia belum terkenal di daerah lain, hanya di Desa Sirapan. “Saya pernah tanggapan di Desa Kaligunting Bu tapi hanya sekali”, tuturnya sangat polos. Selain berlatih di sekolahan Dimas juga rajin berlatih di rumah. Kata dia, kesenangannya memainkan kendang jaipong ini karena dirumah orang tuanya sering mendengarkan lagu-lagu jawa, dan dia sering mengiringi sambil bermain-main.

Ekstrakurikuler kesenian ini biasanya ditampilkan dalam acara perpisahan kelas VI. Kesenian yang ditampilkan misalnya hadroh, tari-tarian, gamelan. Termasuk dimas juga mengisi acara tersebut.

Pihak sekolah berharap Dimas mendapat perhatian khusus dari UPT. Pada waktu Dimas kelas satu, Penilik Kebudayanan kecamatan Madiun yang bernama Pak Jono pernah berharap Dimas nanti bisa diikutkan menjadi personil jika ada acara-acara karawitan.

RDR HARUMKAN SEKOLAH DENGAN KENDANG 13 JULI 2017