Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Jalan Raya Tiron Nomor 87 Madiun, Kontak Person WA +6288805795497

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

RAPAT DINAS DITERUKSAN HALAL BIHALAL 1442 H TAHUN 2021

Kepala Dinas “Dra Siti Zubaidah, M.H” melaksanakan Rapat Dinas diteruskan acara halal bihala pada tanggal 18 Mei 2021 pukul 07.30 WIB di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Kepala Dinas didampingi oleh sekretaris yang merangkap Kabid Pembinaan SMP “Drs. Hendro Suwondo, M.Pd” dan seluruh Kepala Bidang, Yakni “Prapto Purnomo, S.Pd. M.Pd” Kabid PAUD dan PNF, “Supralan, S.Sos” Kabid Ketenagaan, “Nur Arif Endro K” Kabid Pembinaan SD, dan “Bariyanto, S.Pd” Kabid Kebudayaan.

Undangan khusus pejabat dan staf interen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saja karena situasi masih dalam pandemi covid-19 yang segala sesuatu kegiatan harus sesuai prorokol kesehatan, ungkap Sekretaris Hendro Suwondo.

Dalam sambuatannya Hendro menuturkan bahwa ada dua sisi dari makna budaya halal bihalal, yakni pertama yang mempunyai makna saling memaafkan dan kedua adalah merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas “Dra Siti Zubaidah, M.H” mengatakan bahwa sudah dua tahun belakang ini acara halal bihalal tidak bisa dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya, karena masih dalam situasi pandemi covid-19 maka harus merujuk dengan protokol kesehatan.

Apalagi meskipun kenyataana masih banyak warga masyarakat yang sebenarnya kurang percaya adanya pandemi covid-19 atau mereka sudah jenuh dengan situasi seperti ini, namun kita ASN Harus tetap memberi contoh di lingkungan sosial masing-masing untuk tetap mematuhi Protokol kesehatan.

Selain halal bihalal beliau juga melaksanakan Pembinaan terhadap pejabat dan staf yang intinya antara lain bahwa dengan misi meningkatkan kesejahteraan yang berkeadilan dengan tujuan meningkatkan pembangunan masyarakat dengan indikator nya adalah Indek pembangunan Manusua (IPM) tentu saja mempunyai maksud agar kinerja pemerintah daerah bisa lebih efisen dan optimal.

Dalam sambutan terakhirnya Beliau mengatakan bahwa tidak ada orang hidup yang tidak mempunyai masalah, apalagi pemahaman antara satu dengan yang lain tentunya pasti berbeda beda, maka Beliau Pribadi mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, mohoan maaf lahir dan bathin.

Acara terakhir seperti biasa acara salam salaman namun kali ini tidak menyentuh langsung seperti sebelum adanya pandemi covid_19, semoga pandemi cepat berlalu dan pembelajaran tatap muka bisa dilaksankan 100%, itulah harapannya.